cedera padel

05/12/2025

Cedera Padel: Waspadai Risiko pada Pergelangan Tangan dan Lutut

Cedera padel adalah risiko umum bagi pemain, terutama karena gerakan cepat, perubahan arah mendadak, dan ayunan racket yang intens. Cedera yang sering muncul meliputi nyeri bahu, tennis elbow, sprain pergelangan kaki, hingga cedera punggung bawah akibat rotasi tubuh berulang. Untuk mencegahnya, penting melakukan pemanasan yang cukup, memakai sepatu dengan grip baik, serta memperkuat otot inti dan lengan. Teknik pukulan yang benar dan istirahat yang cukup juga membantu agar tetap bisa menikmati permainan tanpa gangguan cedera.

Belakangan ini, olahraga padel semakin ramai dimainkan di berbagai kota besar Indonesia. Perpaduan antara tenis dan squash ini menawarkan keseruan dan interaksi sosial yang bikin banyak orang ketagihan. Tapi di balik hype-nya, cedera padel juga makin sering terjadi terutama pada bagian pergelangan tangan dan lutut.

Melalui artikel ini, Anda akan memahami bagaimana tren padel berkembang pesat, cedera apa yang paling sering terjadi, serta cara mencegahnya agar tetap bisa berolahraga dengan aman dan nyaman.

Tren Olahraga Padel yang Sedang Naik Daun

Sebelum membahas risiko cederanya, penting untuk mengenali terlebih dahulu mengapa padel bisa begitu digemari dan menjadi fenomena baru di dunia olahraga. Pemahaman ini akan membantu Anda menikmati olahraga ini dengan lebih bijak tanpa mengabaikan sisi keamanannya.

Mengapa Padel Jadi Favorit Baru Pecinta Olahraga?

Padel menawarkan pengalaman bermain yang seru dan mudah diakses, bahkan bagi pemula. Lapangannya yang lebih kecil dan permainan beregu membuatnya terasa lebih sosial, sementara tempo permainannya yang cepat memberi sensasi adrenalin tanpa terlalu melelahkan. Banyak orang akhirnya menjadikannya alternatif dari tenis atau badminton yang lebih kompetitif.

Gaya Hidup Aktif dan Sosial yang Menarik Banyak Kalangan

Selain olahraga, padel juga menjadi sarana bersosialisasi dan membangun komunitas. Banyak pemain yang datang bukan hanya untuk bertanding, tapi juga untuk bersantai, berkenalan, dan menjaga kebugaran bersama teman. Namun, meningkatnya tren ini juga diikuti oleh meningkatnya risiko cedera, terutama jika tidak disertai dengan teknik yang tepat dan persiapan fisik yang cukup.

Cedera yang Sering Terjadi Saat Bermain Padel

Setiap olahraga memiliki risiko cedera tersendiri, termasuk padel. Gerakan eksplosif, perubahan arah yang cepat, serta tekanan berulang pada sendi bisa menyebabkan gangguan pada bagian tubuh tertentu jika tidak diantisipasi dengan benar. Berikut beberapa macam cedera yang sering terjadi saat olahraga padel:

1. Cedera Pergelangan Tangan Akibat Getaran Raket

Gerakan memukul bola secara berulang dapat memberikan tekanan besar pada sendi pergelangan tangan. Jika postur dan teknik pukulan tidak tepat, getaran dari raket bisa menyebabkan peradangan, nyeri, atau bahkan gangguan seperti carpal tunnel syndrome. Inilah mengapa penting untuk melatih kekuatan dan kelenturan pergelangan sebelum bermain.

2. Cedera Lutut Karena Gerakan Mendadak dan Melompat

Lutut termasuk sendi yang paling rentan saat bermain padel. Gerakan cepat ke kanan-kiri, disertai lompatan atau hentakan tiba-tiba, bisa membuat ligamen tertekan berlebihan. Tanpa pemanasan atau alat pelindung yang memadai, cedera seperti keseleo atau bahkan robekan ligamen bisa saja terjadi.

3. Faktor Kurang Pemanasan dan Postur Tubuh yang Salah

Banyak pemain menganggap padel adalah olahraga ringan, sehingga sering melewatkan pemanasan. Padahal, otot dan sendi yang belum siap akan lebih mudah mengalami ketegangan. Selain itu, postur tubuh yang tidak stabil saat memukul atau menahan bola juga bisa memperburuk tekanan pada lutut dan pergelangan tangan.

Tips Mencegah Cedera Saat Bermain Padel

Mencegah cedera jauh lebih mudah dibanding mengobatinya. Dengan kebiasaan dan perlengkapan yang tepat, Anda bisa tetap menikmati permainan tanpa rasa khawatir.

1. Pemanasan dan Pendinginan yang Tepat

Lakukan peregangan ringan selama 5–10 menit sebelum dan sesudah bermain. Fokus pada bagian tangan, bahu, punggung, dan lutut. Otot yang hangat dan lentur akan lebih siap menahan beban gerakan intens saat bertanding.

2. Gunakan Sepatu dan Raket Sesuai Level Permainan

Setiap pemain memiliki kebutuhan berbeda tergantung tingkat kemampuan. Pilih sepatu dengan grip yang kuat untuk menghindari tergelincir, serta raket dengan bobot dan ukuran pegangan yang sesuai agar tidak membebani pergelangan tangan.

3. Istirahat Cukup dan Jangan Paksakan Tubuh

Terlalu bersemangat bermain tanpa jeda justru bisa memperburuk kondisi sendi. Beri waktu istirahat yang cukup agar otot bisa pulih dan kembali kuat. Tubuh yang lelah lebih rentan terhadap cedera dan kehilangan fokus.

Solusi Pencegahan Cedera dengan Produk Disk Dr

Selain menjaga teknik dan rutinitas pemanasan, perlindungan tambahan dari alat pendukung modern juga dapat membantu mencegah cedera padel. Salah satu inovasi yang banyak digunakan oleh atlet dan pecinta olahraga adalah Disk Dr, merek asal Korea yang dikenal dengan teknologi udara untuk memberikan dukungan dan kompresi optimal pada area sendi. Berikut beberapa rekomendasi produknya:

1. Disk Dr Airband NK10 & NK30 untuk Perlindungan Lutut

Kedua varian ini dirancang untuk memberikan tekanan yang dapat disesuaikan melalui sistem injeksi udara, memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan dukungan maksimal pada lutut Anda. Dengan material TPU dan ABS berkualitas tinggi, Airband NK10 dan NK30 terasa ringan, lembut, dan tahan lama saat digunakan.

Teknologi breathable mesh membuatnya tetap sejuk dan nyaman bahkan dalam sesi permainan panjang, sementara sistem auto fitting dan velcro memastikan alat ini pas di lutut tanpa menimbulkan iritasi. Produk ini cocok bagi Anda yang aktif berolahraga, baik untuk pencegahan maupun pemulihan dari cedera ringan.

2. Disk Dr Wrist Easy Fix untuk Perlindungan Pergelangan Tangan

Untuk Anda yang sering mengalami nyeri atau kesemutan akibat tekanan pada pergelangan tangan, Wrist Easy Fix hadir sebagai solusi modern tanpa efek samping. Menggunakan sistem udara yang sama seperti seri Airband, alat ini memberikan kompresi lembut namun efektif untuk menjaga stabilitas sendi.


Bahan yang digunakan ringan, lentur, dan mudah menyerap keringat, membuatnya nyaman digunakan kapan saja, baik saat berolahraga maupun beraktivitas harian. Dengan desain ergonomis dan minim jahitan, Wrist Easy Fix membantu mencegah gesekan berlebih pada kulit sambil tetap mendukung pergerakan alami tangan.

Dengan kombinasi antara rutinitas olahraga yang aman dan perlindungan dari Disk Dr Airband dan Wrist Easy Fix, Anda bisa terus menikmati permainan padel tanpa khawatir akan cedera yang dapat mengganggu performa.

Kesimpulan

Padel memang sedang naik daun dan membawa semangat baru bagi gaya hidup aktif di Indonesia. Namun, di balik keseruannya, risiko cedera tetap perlu diwaspadai. 

Menjaga postur, melakukan pemanasan, dan menggunakan alat pelindung yang tepat seperti produk dari Disk Dr bisa menjadi langkah sederhana untuk melindungi tubuh Anda dari risiko cedera lutut dan pergelangan tangan. Maka dari itu, ayo tetap aktif, nyaman, dan aman bermain padel bersama Disk Dr, dukungan modern untuk performa olahraga terbaik Anda.

More articles